Ulasan “The Boy and the Heron”, Karya Magis Sang Maestro Film Animasi Jepang

BREAKINGON.COM – Hayao Miyazaki, tokoh pendiri Studio yang berkontribusi besar menciptakan legendaris jepang sepanjang masa seperti “Spirited Away”, “Princess Mononoke” dan banyak lagi.

Kini telah merilis Karya terbarunya, berjudul The Boy and the Heron atau 君たちはどう生きるか (Kimitachi wa Dou Ikiteru ka = Bagaimana kalian akan Hidup ?)

Jika kamu pernah mendengar tentang tersebut, kemungkinan besar disebabkan oleh konteks hypenya, “kembalinya Hayao Miyazaki dari masa pensiun panjangnya”

Banyak yang mengira bahwa Hayao Miyazaki pensiun permanen dari dunia , bayangkan saja jeda rilis dari sebelumnya “The Wind Rises” dengan “The boy and the Heron” adalah 10 tahun.

Baca juga :   Till We Meet Again in the Lily Hill, Film Jepang yang Sedang Naik Daun di Pengujung Tahun 2023

Meski promosinya cenderung kurang, kecuali pembaruan produksi serta satu poster yang menampilkan seekor burung pada saat penayangan di jepang.

Namun tetap memiliki hype yang tinggi, karena banyak fans yang telah sangat merindukan karya Animator legendaris tersebut.

Kimitachi wa Dou Ikiru ka (The Boy and the Heron) - MyAnimeList.net

ini tayang perdana di Jepang di 14 Juli 2023, lalu tayang secara global di Toronto International 2023.

Sinopsis The Boy an The Heron

terbaru ini merupakan adaptasi dari novel “How Do You Live ?” yang rilis tahun 1937, karya dari Genzaburou Yoshino dan juga diduga ada sedikit gabungan dari pengalaman masa kecil Miyazaki sendiri selama perang dunia.

Protagonis cerita adalah seorang laki-laki berusia 11 tahun bernama Mahito Maki yang kehilangan ibunya saat perang dunia 2.

Baca juga :   6 Rekomendasi Dorama (J-Drama) Terbaik, Seru Untuk Temani Akhir Pekan

Mahito kemudian berpindah ke pedesaan setelah ayahnya menikah lagi dengan adik mendiang istrinya, yaitu Natsuko.

Suatu hari, Mahito bertemu dengan seekor burung bangau aneh yang bisa berbicara.

Burung tersebut kemudian mengajak mahito menuju menara misterius yang diduga bahwa ibunya berada di sana.

Dari sinilah dimulai petualangan mahito ke dalam dunia magis yang didiami antara yang hidup dan yang mati.