Sederet Fakta Ilmiah Petrikor, Aroma Khas yang Muncul Saat Hujan Turun

BREAKINGON.COM – Pernahkah kamu mencium aroma khas ketika turun setelah musim ? Nah, Aroma itulah yang disebut petrikor.

Aroma ini disukai banyak orang karena menenangkan. Kata petrikor atau berasal dari Yunani, yaitu ‘petra‘ berarti batu dan ‘ichor‘ berarti cairan yang mengalir di pembuluh darah para dewa di mitologi Yunani.

Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah sederet fakta ilmiah tentang petrikor

1. Kontribusi Bakteri

Menurut penelitian ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology, kontributor utama adalah mikroorganisme bernama actinobacteria.

Mikroorganisme kecil ini tersebar luas, ditemukan di pedesaan, perkotaan, bahkan di lingkungan laut.

Baca juga :   Manfaat Mentimun untuk Kesehatan dan Kecantikan, Begini Cara Pemakaiannya

Mereka memiliki peran penting dalam menguraikan kandungan organik yang membusuk, memunculkan senyawa geosmin yang memberikan aroma khas .

2. Peran Udara Lembap

Udara lembap juga memiliki andil dalam kemunculan .

Saat musim , aktivitas actinobacteria dapat melambat karena tanah dan udara sangat kering.

Namun, begitu turun, udara yang melembap membantu mempercepat aktivitas actinobacteria dan pembentukan senyawa geosmin.

3. Andil Tumbuhan

Ternyata, selain geosmin, aroma juga berasal dari minyak yang diproduksi oleh beberapa tumbuhan.