Jepang Menerapkan Sistem Baru pada Shinkansen untuk Meningkatkan Kecepatan Rem Darurat saat Gempa

BREAKINGON.COM – East Railway Co (JR East) meningkatkan sistem deteksi dini gempa bumi agar shinkansen (kereta peluru) dapat mengerem lebih cepat ketika terjadi gempa.

Meningkatkan Respons Terhadap Gempa Bumi

Sistem terbaru ini, akan diterapkan pada 135 kereta Shinkansen di rute Tohoku, Joetsu, dan Hokuriku, bertujuan untuk mempersingkat reaksi.

Dari reaksi sebelumnya yang rata-rata 3,9 detik, kini menjadi hanya 1,3 detik. Ini adalah langkah signifikan dalam memastikan keselamatan penumpang dan kru.

Terkini untuk Jarak Pengereman Lebih Pendek

ini tidak hanya meningkatkan kecepatan respons, tetapi juga meningkatkan akurasi prediksi gempa.

Dalam kerjasama dengan Railway Technical Research Institute, perusahaan telah mengembangkan cara untuk memprediksi kekuatan gempa dengan lebih akurat.

Baca juga :   Membangun Masa Depan Hijau dengan 10 Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan Teratas

ini memungkinkan kereta untuk berhenti dalam jarak sekitar 230 meter lebih pendek dari sebelumnya saat dengan kecepatan 320 kilometer per jam.

Rem darurat akan diaktifkan ketika gempa diperkirakan mencapai kekuatan 5,5 atau lebih.

Ini menunjukkan bahwa sistem deteksi sangat sensitif terhadap gempa yang berpotensi berbahaya.

Prediksi Gempa yang Lebih Akurat

Sistem baru ini juga akan memungkinkan peninjauan ulang terhadap perhitungan saat ini yang digunakan untuk memprediksi kekuatan gempa bumi.