Uni Eropa Membuka Penyelidikan Terhadap X Terkait Dugaan Pelanggaran Hukum Media Sosial Di Bawah Peraturan DSA

BREAKINGON.COM Pada senin, 18 Desember kemarin, Uni Eropa mengumumkan sedang melakukan penyelidikan terhadap X, yang sebelumnya bernama “twitter” atas Kemungkinan Pelanggaran Hukum . Penyelidikan ini dilakukan dibawah naungan Digital Services Act (DSA).

Mereka tengah menyoroti potensi pelanggaran hukum terkait kebijakan, transparansi, dan upaya penanggulangan informasi palsu. Inilah beberapa aspek yang sedang diselidiki:

1. Efektivitas Alat Penandaan untuk Materi Ilegal

UE mengevaluasi sejauh mana alat X dapat membantu pengguna menandai materi ilegal dalam postingan dan iklan.

Fokus utama adalah seberapa cepat konten ini dapat dihapus setelah ditandai, dan apakah alat tersebut memenuhi standar kebijakan perusahaan.

2. Kebijakan Konten Sensitif

Penyelidikan juga mencakup penilaian terhadap kepatuhan X terhadap kebijakan internalnya sendiri dalam membatasi “konten sensitif”.

Baca juga :   Poco C65 Meluncur di Indonesia: Alternatif Menarik dengan Harga Terjangkau

Hal ini mencakup upaya perusahaan untuk menjaga daring yang aman dan sesuai dengan norma-norma berlaku.

3. Pengecekan Fakta dan Manipulasi Informasi

UE meneliti tindakan X dalam melawan “manipulasi informasi”.